Komplek Gedung Keuangan Negara Makassar. Jl. Urip Sumoharjo KM. 4, Karuwisi Utara, Kec. Panakkukang, Kota Makassar.
0411-3615445

Audiensi DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan

Di publish pada null

Audiensi DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan
Audiensi DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan

Kanwil Bea Cukai Sulbagsel dan DPD KNPI Sulawesi Selatan Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Rokok Ilegal dan Pemberdayaan UMKM Ekspor

Makassar, 5 Agustus 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Kanwil Bea Cukai Sulbagsel) menerima kunjungan audiensi dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan pada Rabu (5/8). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Bea Cukai Sulbagsel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Bea Cukai dan organisasi kepemudaan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bea Cukai, khususnya melalui pengawasan peredaran rokok ilegal dan penguatan kapasitas UMKM berorientasi ekspor.

Audiensi dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Cahya Nugraha, Kepala Seksi Penindakan I, Muhammad Amaluddin, Kepala Seksi Intelijen, Mahendra Dahoklory, serta Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, beserta jajaran pengurus.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, dan pemberdayaan masyarakat. Pembahasan difokuskan pada upaya meningkatkan peran pemuda dalam mendukung pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal serta memperluas pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu meningkatkan daya saing produknya di pasar internasional.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, Cahya Nugraha, menjelaskan bahwa pelibatan organisasi kepemudaan merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, pemuda memiliki posisi yang sangat dekat dengan masyarakat dan mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya kepatuhan di bidang kepabeanan dan cukai. Melalui kolaborasi dengan DPD KNPI Sulawesi Selatan, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memahami dampak negatif rokok ilegal terhadap penerimaan negara, keberlangsungan industri hasil tembakau yang legal, serta perlindungan konsumen.

Selain pengawasan rokok ilegal, Bea Cukai Sulbagsel juga memperkenalkan berbagai program asistensi bagi UMKM yang memiliki potensi ekspor. Program tersebut meliputi pemberian informasi mengenai prosedur ekspor, pemahaman regulasi kepabeanan, pendampingan dalam pemenuhan persyaratan ekspor, hingga fasilitasi koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui sinergi dengan KNPI, program tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha muda di Sulawesi Selatan.

Kepala Seksi Penindakan I, Muhammad Amaluddin, menyampaikan bahwa keberhasilan pemberantasan rokok ilegal tidak dapat dilakukan hanya melalui kegiatan penindakan, tetapi juga memerlukan pendekatan preventif melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dinilai memiliki nilai strategis karena mampu memperluas jangkauan sosialisasi serta mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap bahaya rokok ilegal.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen, Mahendra Dahoklory, menjelaskan bahwa pengawasan yang efektif membutuhkan dukungan informasi dari berbagai pihak. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi terkait dugaan pelanggaran di bidang cukai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas pengawasan. Dengan jaringan organisasi yang dimiliki KNPI hingga ke berbagai daerah, sinergi ini diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih baik antara masyarakat dan Bea Cukai dalam mendukung terciptanya kepatuhan.

Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut dan menyampaikan komitmen KNPI untuk berperan aktif dalam mendukung berbagai program edukasi yang dilaksanakan Bea Cukai. Selain meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pemberantasan rokok ilegal, KNPI juga melihat peluang kerja sama dalam mendorong tumbuhnya wirausaha muda yang mampu menghasilkan produk berkualitas dan berorientasi ekspor.

Melalui audiensi ini, Kanwil Bea Cukai Sulbagsel dan DPD KNPI Sulawesi Selatan sepakat untuk menjajaki berbagai program kolaboratif yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Program tersebut di antaranya meliputi kegiatan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, edukasi kepabeanan dan cukai kepada kalangan pemuda, pendampingan UMKM ekspor, serta berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai peran strategis Bea Cukai dalam mendukung perekonomian nasional.

Sinergi antara Bea Cukai dan organisasi kepemudaan diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya dalam mendukung pengawasan di bidang cukai, tetapi juga dalam memperkuat ekosistem ekspor nasional melalui peningkatan kapasitas UMKM. Dengan kolaborasi yang erat bersama seluruh pemangku kepentingan, Kanwil Bea Cukai Sulbagsel terus berkomitmen menjalankan perannya sebagai trade facilitator, industrial assistance, community protector, dan revenue collector guna mewujudkan masyarakat yang semakin sadar hukum, dunia usaha yang semakin berdaya saing, serta perekonomian nasional yang semakin kuat.



Isikan nama, email dan komentar Anda

Highlight Kantor Kami

Website Kanwil Sulbagsel